Trik Mengenalkan MPASI Untuk Bayi yang Alergi

Bagaimana cara menghadapi buah hati yang memiliki alergi? Bayi yang alergi ketika memasuki masa MPASI bisa dihadapi dengan beberapa trik. Sehingga, Anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir dan takut anaknya kekurangan nutrisi lengkap.

Alergi pada bayi bisa disebabkan oleh jenis allergen apa saja, misalnya dari makanan, susu, dll. Sebaiknya bunda kenali allergen atau pemicu alergi pada buah hati Anda terlebih dahulu. Untuk mengatasinya, berikut ini trik mengenalkan MPASI untuk bayi yang alergi.

Trik Mengenalkan MPASI Untuk Bayi yang Alergi

trik-mengenalkan-mpasi-untuk-bayi-yang-alergi

Kenalkan bubur tepung beras
Langkah pertama, kenalkan bubur tepung lebih dulu, hal ini dikarenakan kadar alerginya lebih rendah dibandingkan dengan biskuit atau bubur susu. Biskuit mengandung gluten dan susu mengandung protein, yang keduanya potensial menyebabkan alergi. Ibu bisa membuat bubur susu sendiri, seperti misalnya: tepung beras dicampur dengan susu kacang kedelai.

Kenalkan jenis dan rasa dari bubur tepung beras
Sediakan waktu seminggu untuk setiap rasa, jika sudah terbukti aman, kita boleh mengenalkan bubur susu beras merah, minggu depan bubur susu kacang hijau, kemudian selanjutnya biskuit dan begitu seterusnya sampai semua rasa bahan diperkenalkan. Begitupun dalam mengenalkan sari buah, satu persatu, jangan langsung dicampur dengan sari buah lain. Catatlah makanan apa yang menimbulkan alergi untuk tidak diberikan lagi di waktu yang akan datang. Bila bayi ternyata bebas dari alergi, pintar-pintarlah untuk membuat variasi makanan.

Awal pemberian tim saring
Selama 2 minggu berikan dengan lauk sayuran saja (1 jenis) yang berganti-ganti. Bila tidak tampak gejala alergi karena sayuran, berikutnya campurkan dengan lauk hewani dari jenis mamalia. Hindari lauk hewani dari jenis bukan mamalia seperti udang, kepiting, ikan, ayam dan telur karena berpeluang lebih besar memicu timbulnya alergi.

Perhatikan reaksinya setiap kali bayi usai mengonsumsi satu jenis makanan.
Jika ada alergi akan ketahuan bahan makanan apa saja yang jadi penyebab atau alergennya. Pemberian satu persatu memungkinkan kita untuk tidak terus memberikan bahan makanan yang menjadi sumber alerginya dan mengganti dengan bahan makanan lain yang tidak menimbulkan alergi.

Jika semua bahan tadi tidak menimulkan reaksi alergi, menjelang usia 12 bulan, makanan bayi boleh dicampur dengan lauk hewani dari jenis bukan mamalia. Khusus telur, awalnya, berikan putihnya dulu, karena biasanya kuning telur lebih sering memicu alergi. Pemberiannya bisa secara terpisah atau dicampur ke dalam nasi timnya. Selain itu, tambahkan pula sumber protein nabati seperti tempe atau tahu yang dihaluskan.

Itulah beberapa cara mengenalkan MPASI pada bayi alergi. Dengan mengetahui hal ini, maka ibu telah selangkah lebih maju memberi yang terbaik untuk mendampingi si kecil meraih sukses sejak dini.

Trik Mengenalkan MPASI Untuk Bayi yang Alergi | ayu300 | 4.5
Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!