Tips Merawat Anak yang Terkena Cacar Air

Cacar air merupakan salah satu penyakit menular yang biasanya menyerang anak dan balita. Sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus seperti layaknya flu, obat cacar air yang paling mujarab adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Penyebab cacar air adalah Virus Varicella zoster yang sangat mudah ditularkan melalui udara, percikan ludah, sentuhan kulit dan interaksi sehari-hari. Meski demikian, tak semua anak dan orang dewasa dapat begitu saja tertular penyakit ini. Resiko tertular meningkat apabila seseorang memiliki daya tahan tubuh yang lemah atau sedang sakit/ kurang fit terpapar oleh virus ini. Cacar air merupakan penyakit ringan pada anak dengan risiko komplikasi dan kematian yang amat sangat rendah. Anda hanya perlu memperhatikan gejala yang terjadi pada anak guna memastikan penyakit. Adapun tips merawat anak yang terkena cacar air dengan benar sehingga membantu mempercepat proses penyembuhannya.

Tips Merawat Anak yang Terkena Cacar Air

tips merawat anak yang terkena cacar air

  • Mandi

Mitos yang mengatakan bahwa anak yang terjangkit cacar sebaiknya tidak mandi adalah salah besar. Justru ketika terkena cacar, anak membutuhkan mandi yang bersih guna menghindari infeksi sekunder yang timbul akibat kotoran yang menempel pada tubuh. Manid juga dapat menyegarkan tubuh anak dan merupakan saat yang paling tepat ketika anda ingin mengoleskan salep (setelah mandi dengan bersih).

  • Kuku

Guntinglah kuku anak agar tidak melukai kulitnya apabila ia secara refleks menggaruk area cacar. Yang terpenting, selalu jaga anak Anda agar tidak menggaruk dan memainkan bentol-bentol di tubuhnya. Selain kuku panjang yang dapat menimbulkan luka baru, tangan yang tidak bersih juga dapat menyebabkan infeksi lain.

  • Obat penurun demam

Secara otomatis, tubuh anak akan mengalami demam sebagai bentuk perlawanan penyakit. Ini merupakan hal yang baik dan alami. Sebaiknya Anda hanya memberikan obat penurun demam apabila demam yang terjadi cukup tinggi.

  • Perhatikan kelakuan anak.

Setelah 2-4 hari timbul bentol-bentol, seharusnya anak sudah aktif kembali meski cacar masih tampak di tubuhnya. Perhatikan pola makan dan kondisi fisik anak. Jika anak tetap saja lemas, tidak nafsu makan dan tampak mencurigakan setelah 5-7 hari sejak bentol-bentol pertama keluar kemungkinan ada penyakit lain yang dialami oleh anak selain cacar. Segera periksakan hal ini kepada dokter yang kompeten.

  • Perhatikan bentol

Cacar air ditandai dengan lenting berisi air yang berwarna putih atau bening. Jika lenting berisi nanah, berwarna kuning dan tak kunjung sembuh, sebaiknya Anda memeriksakan anak ke dokter guna mendapatkan pengobatan yang sesuai karena telah terjadi infeksi sekunder pada luka cacar. Atau anda juga bisa mengobatinya dengan obat herbal cacar air pada anak dengan QnC Jelly Gamat.

  • Gizi.

Air putih, makanan bergizi, vitamin, susu. Semakin cepat daya tahan tubuh anak pulih, semakin cepat pula cacar sembuh.

  • Hindari keluar rumah, angin & pakaian terbuka

Jika sedang cacar, sedapat mungkin jangan biarkan anak keluar rumah. Selain tidak baik bagi proses penyembuhan, anak dengan cacar juga akan nampak sedikit ‘mengerikan’ bagi teman-temannya dan akan menularkan orang lain. Angin yang kencang juga harus sedapat mungkin dihindari. Pakaian terbaik adalah baju lengan panjang dan celana panjang yang lembut dan nyaman dikenakan

| Tips Merawat Anak yang Terkena Cacar Air

Artikel lainnya
obat penyakit alergi

Tips Merawat Anak yang Terkena Cacar Air | ayu300 | 4.5
Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!