Penanganan Alergi Susu Sapi Pada Anak

obatalergialami.com – Alergi susu sapi banyak dialami oleh balita dan anak-anak. Protein susu sapi merupakan alergen yang sering menjadi penyebab berbagai reaksi alergi pada si kecil. Susu sapi mengandung sedikitnya 20 komponen protein yang dapat merangsang produksi antibodi manusia. Penyebab dari alergi adalah protein whey dan casein. Hal ini membuat orang tua cemas jika nutrisi buah hatinya tidak tercukupi dengan baik. Meski demikian, alergi susu sapi masih bisa ditangani dengan penanganan alergi susu sapi pada anak yang akan dipaparkan berikut ini.

penanganan alergi susu sapi pada anak

Penanganan alergi susu sapi pada anak yang paling utama dilakukan dengan menghindari konsumsi susu sapi sekaligus makanan yang mengandung susu sapi. Makanan yang harus dihindari seperti keju, mentega, yoghurt, es krim, puding, serta permen dan roti yang mengandung susu. Upaya ini dilakukan agar antibodi lupa terhadap alergen dan agar zat antibodi yang diproduksi saat alergen tertentu masuk ke dalam tubuh (imunoglobulin E-IgE) habis. Dengan demikian, antibodi akan menganggap susu sapi sebagai benda asing baru dan tidak bertindak terlalu reaktif ketika menjumpainya lagi.

Penggunaan susu sapi juga bisa diganti dengan susu kedelai. Namun sebagian besar anak yang menderita alergi susu sapi juga alergi terhadap susu kedelai. Jika sikecil alergi terhadap susu kedelai, biasanya dokter akan memberikan susu formula hypoallergenic. Pada susu formula ini, protein dipecahkan ke dalam partikel kecil, sehingga kecil kemungkinan untuk memicu alergi.

Anak yang tidak mengkonsumsi susu sapi cenderung mengalami kekurangan vitamin D. Namun, anda tetap bisa menyiasatinya dengan memberikan makanan lain yang kaya akan vitamin D seperti bayam, brokoli, ikan salmon, tuna, sarden, dan telur. Selain itu, anda juga bisa mengajak anak bermain di luar agar terpapar UV-B dari sinar matahari untuk membantu anak mendapatkan vitamin D. Waktu yang bagus untuk terpapar sinar matahari adalah sebelum jam 9. Cukup terpapar tiga kali seminggu selama 10-15 menit sudah membuat anak mendapatkan cukup vitamin D.

Pada umumnya anak akan mengalami alergi susu sapi pada usia di bawah 3 tahun. Jika setelah 3 tahun anak masih alergi susu sapi, anda bisa mencoba memberikan susu sapi setiap 6 bulan sekali untuk melatih kekebalan tubuhnya. Jangan terlalu cemas jika anak anda mengalami alergi susu sapi, karena tidak selamanya anak-anak mengalami alergi susu sapi. Peluang sembuh dari alergi susu sapi akan meningkat seiring bertambahnya usia anak. Cara penanganan alergi susu sapi pada anak yang tepat juga akan meningkatkan peluang kesembuhan.

Gejala alergi susu sapi pada anak beragam tingkat keparahannya. Reaksi ini dapat menimpa saluran pencernaan, kulit, maupun saluran pernapasan. Untuk memastikan anak anda terkena alergi susu sapi sebaiknya anda memeriksakan kondisinya ke dokter. Selain itu, agar anak tidak mengalami alergi, sebaiknya ibu hamil tidak menghindari makanan tertentu selama makanan tersebut tidak menimbulkan alergi bagi dirinya.

| Penanganan Alergi Susu Sapi Pada Anak

Penanganan Alergi Susu Sapi Pada Anak | ayu300 | 4.5
Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!