Obat Alergi Alami - mengatasi alergi karena debu, cuaca, makanan dll

Tips Mengatasi Rasa Gatal Karena Alergi

Alergi adalah sebuah jenis hipersensitivitas yang disebabkan oleh reaksi yang berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu. Sejatinya, alergi bukanlah sebuah penyakit melainkan sebuah respon tubuh terhadap benda asing atau rangsangan yang tidak menyenangkan. Respon dari alergi ini sifatnya berbeda dengan respon tubuh terhadap suatu benda atau rangsangan.

Adapun beberapa tips mengatasi rasa gatal karena alergi, diantaranya yaitu:

  • Kulit pisang

Kulit pisang telah dipercaya sejak lama mampu menghilangkan rasa gatal di tubuh dengan kualitas pendingin yang melekat pada kulit pisang. Cukup gosokkan kulit pisang pada kulit yang diserang rasa gatal.

  • Oatmeal

Jika seluruh badan anda gatal, haluskan satu cangkir oatmeal kemudian tuangkan kedalam sepotong kain tipis seperti kain nilon yang bersih atau stocking bersih. Ikat seperti sebuah buntelan dibawah kreang bak mandi atau rendam buntelan itu di dalam bak mandi yang berisi air hangat selama 30menit.

  • Kompres Air dingin

Buat kompresan dari air dingin dan letakkan dibagian tubuh yang gatal guna mencegah meluasnya rasa gatal dan menghindari luka lecet akibat garukan.

  • mentimun

Mentimun dapat meringankan rasa gatal dan mengurangi rasa sakit dengan sensasi dinginnya. Iris atau haluskan timun kemudian letakkan pada bagian tubuh atau kulit anda yang gatal

  • Air teh

Celupkan kapas yang dipadatkan seperti sebuah bola ke dalam teh hangat. Kemudian oleskan pada bagian kulit yang terinfeksi gatal dan biarkan sampai kering.

  • Lidah buaya

Gel dari tanaman lidah buaya mampu mengurangi rasa perih akibat rasa gatal yang menyerang tubuh. Oleskan gel kulit buaya bagian tubuh yang perih. Diamkan beberapa saat dan lihat hasilnya.

  • Air jeruk

Asam yang terkandung pada air jeruk mengandung zat alami yang dapt membantu menghilangkan rasa gatal akibat daun beracun. Oleskan segera pada kulit yang terkontaminasi racun daun penyebab rasa gatal.

  • Cuka sari Apel

Rendam sebuah kantong kertas yang biasa digunakan sebagai kantong belanjaan dengan menggunakan cuka sari apel sampai meresap. Kemudian letakkan kertas itu pada bagian kulit yang gatal. Kertas itu nantinya akan menarik racun yang menyebabkan rasa gatal itu.

  • Soda kue

Untuk menghilangkan racun yang menyebabkan rasa gatal khususnya kulit yang lepuh, campurkan tiga sendok teh soda kue dengan satu sendok teh air. Usapkan campuran itu pada bagian kulit yang terinfeksi. Untuk luka kulit yang melepuh, tuangkan dua sendok teh soda kue ke dalam satu liter air lalu masukkan bantalan kain kasa yang steril. Tutup kulit yang melepuh dengan bantalan basah itu selama sepuluh menit dan lakukan empat kali dalam sehari.

  • Air mengalir

Bersihkan bagian tubuh yang terinfeksi rasa gatal dibawah aliran air, dapat ditambahkan sabun jika perlu, guna membantu memperkecil bekas luka yang timbul.

Itulah beberapa tips mengatasi rasa gatal karena alergi. Terimakasih atas kunjungannya. Dan bila anda sedang mencari solusi pengobatan untuk penyakit alergi ini, silahkan masuk ke halaman obat alergi, untuk mengetahui lebih lengkapnya.

[sumber: tempo.co]

Gejala Penyakit Alergi Terhadap Sperma Pada Pria dan Wanita

Saat berhubungan intim, ada beberapa wanita yang dikatakan memiliki alergi terhadap sperma sang suami. Gejala yang ditimbulkan bisa berupa gatal, iritasi atau bahkan sesak napas. Lalu bagaimana alergi ini bisa terjadi ?

Terjadinya Alergi Sperma

sperma

Secara alami kekebalan tubuh manusia akan merespon benda asing atau antigen yang masuk. Kondisi ini disebut sebagai alergi. Salah satu antigen yang ditolak tubuh adalah polisakarida yang terkandung dalam sperma. Jadi alergi sperma terjadi karena sistem kekebalan (antibodi) terpapar antigen sperma sehingga secara otomatis tubuh memproduksi antibodi terhadap sperma.

Kondisi ini menyebabkan sperma dianggap sebagai benda asing dan ditolak untuk membuahi sel telur. Proses ini tidak memungkinkan pembuahan terjadi.

Pada dasarnya penyebab alergi bukanlah sel sperma melainkan plasma atau cairan pengangkut sperma. Alergi dipicu akibat abstinence atau tidak berhubungan seks selama beberapa waktu, misalnya selama hamil atau setelah melahirkan. Ketika hubungan seks kembali dimulai alergi bisa muncul begitu saja meski anda tidak memiliki riwayat alergi sebelumnya. Setiap individu memiliki gejala yang bervariasi, lamanya pun berbeda-beda, ada yang hanya mengalami selama 20 menit tapi sering juga dijumpai hingga lebih dari sehari.

Gejala Alergi Sperma

Gejala Penyakit Alergi Terhadap SpermaAlergi air mani atau sperma adalah kondisi umum dengan gejala mirip dengan penyakit menular seksual. Orang yang menderita alergi air mani menderita rekasi alergi ketika mreeka mengalami kontak dengan air mani. Dalam jargon medis, kondisi ini dikenal sebagai seminal plasma hypersensitivity. Alergi ini dipicu oleh protein dalam air mani.

Berikut dibawah ini beberapa Gejala yang dirasakan pada wanita yang mengalami alergi terhadap sperma

  • Pembengkakan pada Mrs.V
  • Kemerahan atau gatal-gatal
  • Rasa terbakar atau panas disekitar Mrs. V
  • Lecet

Gejala-gejala diatas biasanya terjadi dalam waktu 20-30 menit setelah bersentuhan dengan air mani. Gejala-gejala tersebut dapat berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Tidak hanya wanita yang bisa mengalami alergi ini. Para pria juga ada yang alergi dengan spermanya sendiri. Berikut ini beberapa gejala yang dirasakan oleh para pria yang mengalami alergi terhadap sperma

  • Adanya gejala flu
  • demam
  • pilek
  • kelelahan
  • mata terasa terbakar

Kondisi tersebut secara medis disebut sebagai sindrom penyakit pasca orgasmik. Gejala tersebut dapat diobati dengan melalui terpai hyposensitisation atau imunoterapi alergen.

Anda juga bisa dengan menggunakan obat-obatan alami untuk mengatasinya seperti salah satu obat herbal yang kami rekomendasikan yaitu obat herbal QnC Jelly Gamat.

Demikianlah, artikel yang kami sajikan hari ini mengenai Gejala Penyakit Alergi terhadap Sperma pada pria dan wanita. Semoga apa yang kami sajikan diatas memberikan penjelasan yang bermanfaat dan memberikan solusi untuk pengobatan alergi anda. Dan bagi anda yang kini sedang mencari solusinya, anda bisa mengunjungi halaman kami di obat alergi.

[sumber: berbagai sumber]

Alergi Terhadap Bahan Popok

orang tua harus mempertimbangkan banyak hal yang berhubungan dengan kesehatan dan perawatan bayi. Salah satu diantaranya yaitu ruam popok. Ruam popok pada bayi merupakan hal yang tidak di inginkan oleh para orang tua manapun. Untuk mencegah itu semua, sudah semestinya para orang tua mengetahui cara mencegah agar tidak terjadi ruam popok pada bayi.

 

Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

ruam popok

Ruam popok adalah radang atau infeksi disektiar area popok seperti paha dan pantat pada bayi. Pada umumnya, disebabkan karena terpaparnya kulit bayi pada zat amonia yang terkandung dalam urin atau feses bayi dalam jangka waktu lama. Area popok pada bayi tak dapat dihindari akan bersentuhan dengan sedikit bakteri pada basisi tertentu. Bahkan mengganti dan membersihkan secara teratur kadang masih bisa gagal mengangkat bakteri-bakteri tersebut sehingga pada akhirnya mengakibatkan ruam popok pada bayi.

Dan berikut ini beberapa faktor penyebab ruam popok pada bayi:

  • Terjadinya iritasi atau gesekan antara popok dengan kulit
  • Alergi terhadap bahan popok
  • Faktor Kelembapan
  • Kurangnya menjaga hygiene. Popok jarang diganti atau terlalu lama tidak segera diganti setelah pipis atau BAB akan menyebabkan ruam pada bayi
  • Bayi sedang terkena diare
  • Bayi mulai makan makanan padat atau diperkenalkan dengan makanan batu. Setiap makanan baru mengubah komposisi tinja dan dapat meningkatkan gerakan usus. Jika anda menyusui, kulit bayi anda bahkan bisa bereaksi terhadap sesuatu yang anda makan.
  • Infeksi mikro-organisme (terutama infeksi jamur dan bakteri).

Ciri-ciri bayi yang menderita ruam popok

  • Bayi rewel saat digantikan popok atau saat buang air kecil dan besar
  • Ruam berwarna merah terang
  • Muncul bintik-bintik yang berkelompok, berwarna merah jelas yang nantinya bersatu membentuk daerah yang berbatas tegas dan ada beberapa bintik di luar daerah tersebut.
  • Sering mengenai lipatan kulit dan kadang-kadang ada kerak-kerak putih.

Nah itulah info kesehatan mengenai Alergi terhadap bahan popok. Penting untuk para ibu mengetahui hal itu semua. Terimakasih telah berkunjung di situs resmi http://obatalergialami.com. Semoga artikel kami selalu bermanfaat untuk anda.

Gejala Terkena Alergi Obat

Gejala terkena Alergi Obat,- Pernahkah anda merasa gatal-gatal atau timbul ruam-ruam merah di sekujur tubuh setelah meminum obat tertentu (terutama obat antibiotik) ? Jika iya, maka berhati-hatilah karna mungkin saja anda terkena alergi obat antibiotik. Sebenarnya, obat antibiotik memang digunakan untuk mengobati, mencegah dan meringankan beberapa infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri. Penggunaan antibiotik memang bisa mengurangi infeksi yang terjadi oleh bakteri sehingga kesehatan anda menjadi membaik kembali. Sayangnya, kadang antibiotik justru menimbulkan alergi dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa sebenarnya Alergi obat dan mengapa bisa terjadi?

Alergi obat

alergi obat

Alergi obat merupakan reaksi alergi dimana sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan (abnormal) terhadap obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh seseorang. Beberapa jenis obat termasuk obat yang dijual bebas ataupun resep dokter bisa berpotensi menimbulkan alergi terhadap orang yang sensitif terhadap obat tersebut, jadi bisa saja obat A menimbulkan alergi bagi si B namun tidak menimbulkan rekasi alergi bagi si C.

Tanda-tanda atau gejala dari alergi obat, diantaranya yaitu:

Secara umum gejala dari alergi obat adalah gatal-gatal, ruam pada kulit dan bisa juga demam. Beberapa reaksi alergi obat bahkan dapat parah dan mengancam jiwa.
Kebanyakan reaksi alergi obat muncul beberapa menit setelah minum obat. Akan tetapi, reaksi alergi obat juga bisa muncul setelah beberapa hari bahkan minggu setelah minum obat.

Ciri-ciri atau gejala alergi obat antara lain:

  • Ruam kulit
  • Gatal
  • Gatal-gatal biduran / Kaligata (urtikaria)
  • Demam
  • Wajah bengkak / sembab
  • Sesak napas
  • Anafilaksis, reaksi yang mengancam jiwa

Anafilaksis jarang terjadi, tetapi kondisi tersebut merupakan rekasi alergi obat yang paling serius dan merupakan keadaan darurat medis. Gejala anafilaksis biasanya dimulai dalam beberapa menit seteleh terpapar obat. Tanda dan gejala anaifilaksis diantaranya yaitu:

  • Penyempitan saluran napas dan tenggorokan, menyebabkan kesulitan bernapas (SESAK)
  • Shock dengan penurunan tekanan darah
  • Nadi cepat dan lemah
  • Mual, muntah dan diare
  • Pusing, rasa melayang atau kehilangan kesadaran.

jika terjadi reaksi anafilaksis terhadap obat, itu artinya sistem kekebalan tubuh anda merespon obat dengan menganggapnya sebagai zat berbahaya. Hal ini menyebabkan pelepasan histamin dan bahan kimia lainnya yang menyebabkan gejala alergi. Sistem kekebalan tubuh anda kemudian menjadi kunci untuk beraksi dengan cara yang sama jika anda minum obat lagi (yang sama) dikemudian hari. Namun, perubahan sistem kekebalan tubuh dari waktu ke waktu bisa saja terjadi dan akhirnya mungkin saja alergi obat tidak terjadi lagi.

Anafilaksi merupakan kondisi kegawatdaruratan medis sehingga pasien harus segera mendapatkan pertolongan.

Jika alergi obat terjadi pada anda, anda bisa atasi dengan meminum salah satau minuman herbal kaya khasiat yaitu herbal QnC Jelly Gamat. Berikut artikel terkait mengenai obat alergi.

[sumber: berbagai sumber]

Penyebab Gatal-Gatal Pada Kulit

Sebelumnya kita telah menjelaskan mengenai lapisan-lapisan kulit serta fungsinya. Dan kadang kulit selalu mengalami gangguan seperti gatal, merah-merah, untuk mengetahui hal itu semua, kita terlebih dahulu harus mencari tahu mengenai apa saja yang menjadi penyebab gatal-gatal pada kulit. Namun sebelum itu, kita akan menjelaskan mengenai apa itu gatal? Gatal merupakan perasaan yang secara otomatis atau refleks menuntut seseorang untuk menggaruk. Penggarukkan inilah yang menyebabkan kulit menjadi merah yang disebabkan oleh iritasi, gatal terjadi karena adanya reaksi alergi bahan kimia, makanan, sengatan serangga, sinar matahari dan obat-obatan. Meskipun gatal bukanlah suat penyakit yang mengkhawatirkan. Tapi jika dibiarkan begitu saja, maka akan mengalami masalah yang lebih serius seperti luka garukan menjadi infeksi, bakteri dan virus menjadi mudah masuk sehingga menyebabkan nanah. Hal inilah yang bisa masuk kebagian tubuh lainnya dan berakibat fatal bahkan kematian.

Secara ringkas, penyebab kulit gatal bisa akibat dari ruam lokal atau kondisi kulit lainnya, seperti psoriasis atau dermatitis. Atau penyebab gatal pada kulit merupakan akibat daripenyakit dalam (sistemik) seperti penyakit hati atau gagal ginjal. Penyebab lokal menimbulkan gatal hnay pada kulit yang terkena sedangkan penyebab sistemik menimbulkan gatal pada kulit seluruh tubuh. Secara lebih rinci, berikut berbagai penyebab gatal pada kulit.

  • gatallKulit kering

Kulit kering yang tidak disertai dengan perubahan kulit lainnya, seperti ruam, paling sering disebabkan oleh kulit kering (xerosis). Kulit kering biasanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti cuaca panas atau dingin dengan tingkat kelemababan yang rendah, penggunaan AC jangka panjang dan mencuci atau mandi terlalu sering.

  • Penyakit kulit dan ruam

Banyak penyakit kulit yang menyebabkan kulit gatal, seperti: eksim (dermatitis), psoriasis, kudis, kutu, cacar air, panu, kulit jamuran, biduran, dll. Dalam kasusu ini, gatal biasanya mempengaruhi daerah tertentu dan disertai dengan tanda-tanda lain, seperti merah, kulit yang teriritasi, benolan dan lecet.

  • Penyakit Dalam

Penyakit dalam yang dapat menyebabkan gatal, diantaranya hati, malabsorpsi gandum (penyakit celiac), gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid, dan kanker, termasuk leukemia dan limfoma. Dalam kasus ini, gatal biasanya mempengaruhi seluruh tubuh bukan satu daerah kulit tertentu. Kulit mungkin terlihat normal kecuali untuk dareh kulit berulang kali digaruk sehingga terdapat goreasan atau lecet.

  • Gangguan saraf

Gangguan saraf juga dapat menyebabkan gatal. Kondisi yang mempengaruhi sistem saraf seperti multiple sclerosis, diabetes mellitus, saraf kejepit dan herpes zoster (dompo) dapat menyebabkan gatal-gatal.

  • Iritasi dan rekasi alergi

Wol, bahan kimia, sabun dan zat lainnya dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan rasa gatal. Kadang-kadang zat tertentu dapat menyebabkan rekasi alergi, seperti alergi kosmetik. Alergi makanan juga dapat menyebabkan reaksi gatal pada kulit. Cara termudah untuk mengetahui hal ini adalah gatal akan muncul tidak lama setelah kita memakai atau memakan zat tertentu dan apabila zat atau makanan tersebut idak kita pakai maka gatal akan hilang.

  • Obat

Reaksi terhadap obat-obatan seperti antibiotik, antijamur, atau obat nyeri narkotika, dapat menyebabkan ruam dan gatal-gatal yang luar. Terkenal dengan istilah drug erruption dan alergi obat.

  • Kehamilan

Beberapa wanita mengalmai kulit gatal selama kehamilan, terutama pada bagian perutm paha, payudara dan lengan. Apbaila sebelum hamil seorang wanita memiliki penyakit kulit seperti eksim (dermatitis), maka kondisinya dapat memburuk selama kehamilan.

Itulah berbagai penyebab kulit gatal yang harus anda ketahui agar dapat mengarahkan anda bagaimana seharusnya anda berbuat. Dan bagi anda yang kini sedang mencari solusi pengobatan kami juga merekomendasikan sebuah pengobatan alami klik disini untuk mengetahui obat alergi.

Dan terimakasih anda telah berkunjung di website kami. Semoga artikel kami selalu memberikan manfaat dan menambah wawasan anda. Serta semoga anda selalu diberikan kesehatan dan keselaman. Aamiin

 

 

 

[sumber: mediskus.com]

Lapisan-lapisan Kulit Serta Fungsinya

Lapisan-lapisan kulit serta fungsinya,- Setelah sebelumnya kita telah membahas mengenai obat alergi alami yang aman untuk anak, ibu hamil serta ibu menyusui (semua kalangan), tidak salahnya juga kita mencari tahu mengenai lapisan-lapisan kulit serta fungsinya. Berikut ini penjelasan yang kami ambil dari sumber kajianpustaka.com

Pengertian dan Fungsi Dari Lapisan-lapisan Kulit

Kulit merupakan lapisan pelindung tubuh yang sempurna terhadap pengaruh luar, baik pengaruh fisik maupun pengaruh kimia. Kulit pun menyokong penampilan dan kepribadian seseorang.

Secara anatomi, kulit terdiri dari banyak lapisan jaringan, tetapi pada umumnya kulit dibagi dalam 3 lapisan jaringan yaitu epidermis, dermis dan lapisan lemak dibawah kulit.

sistem-ekskresi-pada-kulit-3-638A. Epidermis

Epidermis merupakan lapisan kulit yang terluar, terdiri dari lapisan sel yang telah mati yang disebut juga lapisan tanduk. Fungsi epidermis adalah sebagai sawar leindung terhadap bakteri, iritasi kimia, alergi, dll.

Bagian epidermis dibagi menjadi 5 bagian, yaitu:

  • Stratum corneum (lapisan tanduk). Stratum corneum merupakan lapisan kulit yang paling luar.  Stratum korneum paling tebal pada telapak kaki dan paling tipis pada pelupuk mata, pipi dan dahi.
  • Stratum lucidum (daerah rintangan). Stratum lucidum menunjukkan berbagai daerah sawar hanya terlihat pada telapak kaki dan telapak tangan.
  • Stratum granulosum (lapisan seperti butir). Stratum granulosum berpartisipasi aktif  dalam proses keratinisasi, hanya mekanismenya belum diketahui jelas.
  • Stratum spinosum (lapisan sel duri). Stratum spinosum (stratum malpighi) terdiri dari beberapa lapis sel yang berbentuk poligonal yang besarnya berbeda-beda karena adanya proses mitosis.
  • Stratum germinativum (lapisan sel basal). Lapisan ini merupakan lapisan epidermis yang paling bawah. Disini ditemukan sel-sel yang membelah diri dan membentuk sel kulit baru yang selanjutnya bergeser ke lapisan lebih atas sehingga suatu saat menjadi lapisan cornium.

B. Dermis

Pada lapisan dermis memiliki ketebalan 3-5 mm, merupakan anyaman serabut kolagen dan elastin yang bertanggung jawab untuk sifat-sifat penting dari kulit. Dermis mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe, gelembung rambut, kelenjar lemak (sebasea), kelenjar keringat, otot dan serabut saraf.

C. Lapisan lemak dibawah kulit

Pada lapisan ini terdapat cukup banyak jaringan lemak (panniculus adiposus) yang tersusun dalam lapisan. Jaringan lemak subkutan ini terutama berfungsi memberi perlindungan terhadap dingin dan disamping itu merupakan cadangan energi.

D. Fungsi Kulit

Secara umum kulit mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. Fungsi proteksi. Kulit menjaga bagian dlam tubuh terhadap gangguan fisik, misalnya tekanan, gesekan, tarikan, zat-zat kimia terutama yang bersifat iritan, gangguan yang bersifat panas, misalnya radiasi, sengatan UV, gangguan infeksi luar terutama kuman maupun jamur.
  2. Fungsi absorbsi. Kulit yang sehat tidak mudah menyerap air, larutan dan benda padat, tetapi yang mudah menguap lebih mudah diserap, begitupun yang larut lemak.
  3. Fungsi ekskresi. Kelenjar-kelenjar kulit mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna atau sisa metabolisme dalam tubuh berupa NaCl, urea, asam urat dan ammonia.
  4. Fungsi persepsi. Kulit mengandung ujung-ujung syaraf sensorik di dermis dan subkutis. Terhadap rangsangan panas diperankan oleh badan-badan ruffini didermis dan subkutis. Dingin oleh badan vares paccini.
  5. Fungsi pengaturan suhu tubuh.
  6. Fungsi pembentukan pigmen. Sel pembentuk pigmen (melanosit) terletak di lapisan basal dan sel ini berasal dari rigi syaraf
  7. Fungsi keratinisasi. Lapisan epidermis dewasa mempunyai 3 jenis sel utama yaitu keratinosit, sel langerhans dan melanosit.

Itulah lapisan-lapisan kulit serta fungsinya, banyak manfaat yang kita dapatkan dari artikel tersebut. Karena itu, ikuti terus updatean selanjutnya dan baca juga artikel sebelumnya mengenai Manfaat Mahkota Dewa Sebagai Pengobatan Alergi. Terimakasih 🙂

Manfaat Mahkota Dewa Sebagai Pengobatan Alergi

Manfaat mahkota dewa sebagai pengobatan alergi,- Di Indonesia sendiri kita telah mengenal tanaman obat yang satu ini yaitu tanaman Mahkota Dewa. Sejak dahulu, kerabat keraton Solo dan Yogyakarta memelihara tanaman ini karena di anggap sebagai pusaka dewa, terkait dengan kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit, dari yang ringan sampai yang tergolong berat. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun, daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan.

Tanaman Mahkota Dewa (Herba)

Kandungan kimia yang dihasilkan dari tanaman Mahkota dewa, diantaranya yaitu:

  • Daun: mengandung antihistamin, alkoloid, saponin, dan polifenol (lignan)
  • Kulit buah: Mengandung alkoloid, saponin dan flavonoid
  • Buah: Alkanoid, tanin, flavonoid, fenol, saponin, lignan, minyak asiri dan sterol.

Sifat dan Khasiat

  • Kulit buah dan daging buah berkhasiat untuk mengobati disentri (cirit berdarah), psoriasis dan jerawat
  • Daun dan biji berkhasiat untuk mengobati berbagai jenis sakit kulit seperti eksim dan gatal-gatal
  • Buahnya berkhasiat sebagai antitumor, antidisentri, antiinsekta, mengobati eksim, hepatotoksis dan antibodi.

Kandungan-kandungan Mahkota Dewa

teh mahkota dewaZat yang terkandung dalam buah mahkota dewa adalah

  • Alkoloid, saponin, dan polifenol. Alkeloid ini merupakan detoksifikasi yang dapat menetralisir racun dalam tubuh. Saponin, yang berguna sebagai sumber antibakteria dan antivirus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula darah dan mengurangkan pembekuan darah.
  • Flavonoid yang terkandung dalam buah mahkota dewa berguna untuk peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangkan kadar kolesterol dan mengurangkan penimbunan lemak pada dinding pemuluh darah, mengurangkan kadar risiko penyakit jantung koroner, mengandung antiinflamasi atau peradangan, anti oksidan dan membantu mengurangkan rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.
  • Polyphenol sendiri berfungsi sebagai antihistamin atau alergi.

Manfaat dari buah mahkota dewa sebagai obat pengguna dosis buah mahkota dewa sebagai obat belum diketahui secara pasti. Pemanfaatannya sebagai ramuan obat biasanya memakai beberapa irisan buah yang telah dikeringkan kemudian dicampur dengan air untuk direbus dan menjadikannya minuman godokan.

Bagian buah terutama bijinya itu beracun, maka dari itu, perlu untuk direbus sebelum memakannya. Dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan, yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam keadaan segar. Dan untuk ibu hamil, dilarang untuk meminum hasil dari pemrosesan tumbuhan ini.

Dan dari hasil penelitian yang telah dilakukan untuk menganalisa khasiat dari mahkota dewa untuk mengatasi eksim, gatal-gatal, penyakit kulit alergi. Sumastuti melakukan uji efek anthistamin dengan ekstrak air daun dan buah mahkota dewa. Hewan percobaan dipilih marmot. Hasilnya pemberian 0,5ml ekstrak dengan konsentrasi 6,25; 12,5; 25; 50; dan 100% dapat mengurangi kontraksi ileum marmot akibat histamine.

Terimakasih anda senantiasa selalu membaca artikel terbaru kami. Dan kami berharap anda selalu mengikut website obatalergialami.com sebagai bahan pengetahuan anda dalam menambah wawasan.

[sumber: pondokibu.com]

Gejala Alergi Pada Anak Usia 1 Tahun Ke Atas

Gejala Alergi Pada Anak,- Resiko dan tanda alergi dapat diketahui sejak anak dilahirkan bahkan sejak dalam kandunganpun kadang-kadang sudah dapat terdeteksi. Alergi itu dapat dicegah sejak dini dan diharapkan dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Reaksi alergi merupakan manifestasi klinis yang disebabkan karena proses alergi pada seseorang anak yang dapat mengganggu semua sistem tubuh dan organ tubuh anak. Organ tubuh atau sistem tubuh tertentu mengalami gangguan atau serangan lebih banyak dari organ yang lain. Mengapa berbeda, hingga saat ni masih belum banyak terungkap. Gejala tergantung dari organ atau sistem tubuh, bisa terpengaruh bisa melemah. jika organ sasarannya paru bisa menimbulkan batuk atau sesak, bila pada kulit terjadi dermatitis atopik. Tak terkecuali otakpun dapat terganggu oleh reaksi alergi. Apalagi organ terpeka pada manusia adalah otak. Sehingga, dapat dibayangkan banyaknya gangguan yang bisa terjadi.

Berikut dibawah ini Tanda Dan gejala Alergi Pada Anak Usia 1 Tahun:

  • alergi anakAlergi yang menyerang Sistem Pernapasan

Gejala yang dirasakan yaitu batuk, pilek, bersin, mimisan, hidung buntu, sesak atau asma, sering menggerak-gerakkan atau mengusap-usap hidung.

  • Alergi yang menyerang Sistem Pencernaan

Nyeri perut, sering buang air besar (>3 kali/perhari), gangguan buang air besar (kotoran keras, berak, tidak setiap hari, berak dicelana, berak berwarna hitam atau hijau, berak ngeden), kembung, muntah, sulit berak, sering flatus, sariawan, mulut berbau.

  • Alergi yang menyerang Telinga, hidung dan tenggorokan

Hidung: Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek, post nasal drip, epitaksis, salam alergi, rabbit nose, nasal creases
Tenggorokan: Tenggorokan nyeri/kering/gatal, palatum gatalm suara parau atau serak, batuk pendek (berdehem)
Telinga: Telinga tersa penuh/bergemuruh/berdenging, telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul,  terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan.

  • Alergi yang menyerang Sistem pembuluh darah dan jantung

Palpitasi, flushing (muka ke merahan), nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah,

  • Alergi yang menyerang kulit

Sering gatal, dermatitis, urticaria, bengkak di bibir, lebam biru kehitaman, bekas hitam seperti digigit nyamuk,  berkeringat berlebihan.

  • Alergi yang menyerang sistem saluran kemih dan kelamin

Nyeri, urgent atau sering kencing, nyeri kencing, bed wetting (ngompol); tidak mampu mengintrol kandung kemih; mengeluarkan cairan di vagina; gatal, bengkak atau nyeri pada alat kelamin. Sering timbul infeksi saluran kencing.

  • Alergi yang menyerang Sistem Susunan Saraf Pusat

NEUROANATOMIS :Sering sakit kepala, migrain, kejang gangguan tidur.NEUROANATOMIS FISIOLOGIS: Gangguan perilaku : emosi berlebihan, agresif, impulsive, overaktif, gangguan belajar, gangguan konsentrasi, gangguan koordinasi, hiperaktif hingga autisme.

  • Alergi yang menyerang otot dan jantung

Nyeri tulang, nyeri otot, bengkak di leher

  • Alergi yang menyerang Mata

Mata berair, mata gatal, sering belekan, bintil pada mata. Allergic shiner (kulit di bawah mata tampak ke hitaman).

Itulah beberapa tanda serta gejala alergi yang menyerang pada anak-anak. ikuti terus website obatalergialami.com. Karena kami akan selalu memberikan informasi kesehatan lebih lengkap mengenai alergi. Dan terimakasih anda telah berkunjung di website.

| Gejala Alergi pada Anak

Gejala Alergi Pada Bayi

Gejala Alergi Pada Bayi

Alergi-pada-Bayi

Bayi juga bisa terkena gejala alergi. Berikut dibawah ini beberapa tanda dan gejala alergi pada bayi.

  1. Alergi yang menyerang Sistem Pernapasan: Ditandai dengan bayi lahir dengan sesak (Tansient Tachipneu Of the Newborn), Cold-like respiratory congestion (napas berbunyi/grok-grok)
  2. Alergi yang menyerang sistem pencernaan: Sering rewel/colic malam hari, hiccups (cegukan), sering ngeden, sering mulet, meteorismus, muntah, sering flatus, berak berwarna hitam atau hijau, berak timbul warna darah. Lidah sering berwarna putih. Hernia umbilikis, scrotalis atau ingunalis.
  3. Alergi yang menyerang Hidung dan tenggorokan: Sering bersin, hidung berbunyi, kotoran hidung berlebihan. Cairan telinga berlebihan. Tangan sering menggaruk atau memegang telinga.
  4. Alergi yang menyerang sistem pembuluh darah dan jantung: Palpitasi, flushing atau muka kemerahan, nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah
  5. Alergi yang menyerang Kulit: Erthema toksikum, Dermatitis Atopik, diapers dermatitis. Urticaria, insect bite, berkeringat berlebihan.
  6. Alergi yang menyerang Sistem Saluran Kemih: Sering kencing, nyeri kencing, ngompol. urgent or painful urination; inability to control bladder; bedwetting; vaginal discharge; itching, swelling, redness or pain in genitals; painful intercourse.
  7. Alergi yang menyerang sistem susunan saraf pusat: Sensitif, sering kaget dengan rangsangan suara.cahaya, gemetar, bahkan hingga kejang.
  8. Alergi yang menyerang Mata: Mata berair, mata gatal, kotoran mata berlebihan, bintil pada mata, conjungtivitas vernalis.

Itulah yang menjadi gejala alergi pada bayi yang menyerang sebagian organ tubuh. Semoga artikel kami bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terimakasih telah berkunjung di webite obat alergi.

Kunjungi juga artikel sebelumnya di gejala alergi pada orang dewasa.

[sumber: allergycliniconline.com]

Gejala Alergi Pada Orang Dewasa

Gejala alergi pada orang dewasa,- Beberapa bagian tubuh seperti mata, kulit, hidung, dan perut sangat peka terhadap efek samping dari alergi. Jika apabila anda mengalami perasaan tidak nyaman yang berkaitan dengan bagian tubuh tersebut, maka bisa jadi anda mengalami gejala alergi.

Berikut dibawah ini kami sajikan artikel mengenai Tanda dan Gejala Alergi pada orang dewasa

aaa

  • Alergi yang menyerang sistem pencernaan

Gejala yang dirasakan: Batuk, pilek, bersin, sesak (astma), napas pendek, wheezing, banyak lendir disaluran napas atas (mucus bronchial), rattling dan vibration dada.

  • Alergi yang menyerang sistem pembuluh darah

Gejala yang dirasakan: Palpitasi (berdebar-debar), flushing (muka ke merahan), nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah, denyut jantung meningkat, skipped beats, hot flashes, pallor, tangan hangat, kedinginan, tingling, redness or blueness og hands, faintness, pseeudo-heart attack pain, nyeri dada depan, tangan kiri, bahu, leher, rahang hingga menjalar di pergelangan tangan

  • Alergi yang menyerang sistem pencernaan

Gejala yang dirasakan: Nyeri perut, sering diare, kembung, muntah, sulit berak, sering buang angin (flatus), mulut berbau, kelaparan, haus, saliva meningkat, canker sores, metallic taste in mouth, stinging tongue, nyeri gigi, burping, retasting foods, ulcer symptoms, heartburn, indigestion, nausea, vomiting, gangguan mengunyah dan menelan, abdominal rumbling, konstipasi, spastic colitis, “emotional colitis,” gall bladder colic, cramps, diarrhea, passing gas, timbul lendir atau darah dari rektum, anus gatal atau panas.

  • Alergi yang menyerang kulit

Gejala yang dirasakan: Sering gatal, dermatitis, urticaria, bengkak di bibir, lebam biru (seperti bekas terbentur) bekas hitam seperti digigit nyamuk. Kulit  kaki dan tangan kering tapi wajahberminyak.Sering berkeringat.

  • Alergi yang menyerang Telinga, Hidung, dan Tenggorokan

Gejala yang dirasakan di hidung: Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek, post nasal drip, epitaksis, tidur mendengkur, mendengus
Gejala yang dirasakan di tenggorokan: tenggorokan nyeri/kering/gatal,  palatum gatal, suara parau/serak, batuk pendek (berdehem), 
Gejala yang dirasakan di telinga: telinga terasa penuh/ bergemuruh / berdenging, telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul,  terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan.  Pembesaran kelenjar di sekitar leher dan kepala belakang bawah.

  • Alergi yang menyerang sistem saluran kemih dan kelamin

Gejala yang dirasakan: Sering kencing, nyeri kencing; tidak bisa mengontrol kandung kemih, bedwetting; vaginal discharge; genitalia gatal/bengkak/kemerahan/nyeri; nyeri bila berhubungan kelamin.

  • Alergi yang menyerang sistem susunan saraf pusat

Gejala yang dirasakan: Sering sakit kepala, migrain, short lost memory (lupa nama orang, barang sesaat), floating (melayang), kepala terasa penuh atau membesar.Perilaku : impulsif, sering marah, mood swings, compulsively sleepy, drowsy, groggy, confused, dizzy, imbalance, staggering gait, slow, sluggish, dull, lack of concentration, depressed, crying; tense, angry, irritable, anxious, panic, stimulated, aggressive, overactive, frightened, restless, manic, hyperactive with learning disability, jittery, convulsions, head feels full or enlarged, floating sensation, poor memory, misreading or reading without comprehension, variation in penmanship legibility; hallucinations, delusions, paranoia, bicara gagap; claustrophobia, paralysis, catatonic state, perceptual dysfunction, typical symptoms of mental retardation. Sensitive dan mudah marah, impulsif (bila tertawa atau bicara berlebihan), overaktif, deperesi, terasa kesepian merasa seperti terpisah dari orang lain, kadang lupa nomor, huruf dan nama sesaat, lemas (flu like symtomp)

  • Alergi yang meyerang sistem hormonal

Gejala yang dirasakan: Kulit berminyak (atas leher), kulit kering (bawah leher), endometriosis, Premenstrual Syndrome, kemampuan sex menurun, Chronic Fatique Symptom (sering lemas), Gampang marah, Mood swing, sering terasa kesepian, rambut rontok

  • Alergi yang menyerang jaringan otot dan tulang

Gejala yang dirasakan: Nyeri tulang, nyeri otot, nyeri sendi: Fatigue, kelemahan otot, nyeri, bengkak, kemerahan local pada sendi; stiffness, joint deformity; arthritis soreness, nyeri dada, otot bahu tegang, otot leher tegang, spastic umum, , limping gait, gerak terbatas

  • Alergi yang menyerang Gigi dan mulut

Gejala yang dirasakan: Nyeri gigi atau gusi tanpa adanya infeksi pada gigi (biasanya berlangsung dalam 3 atau 7 hari). Gusi sering berdarah. Sering sariawan. Diujung mulut, mulut dan bibir sering kering, sindrom oral dermatitis.

  • Alergi yang menyerang mata

Gejala yang dirasakan: nyeri di dalam atau samping mata, mata berair,sekresi air mata berlebihan, warna tampak lebih terang, kemerahan dan edema palpebra,  Kadang mata kabur, diplopia, kadang kehilangan kemampuan visus sementara, hordeolum..

Itulah beberapa gejala alergi pada orang dewasa yang menyerang beberapa organ tubuh. Terimakasih telah berkunjung diwebsite kami. Kunjungi juga obat alergi.

| gejala alergi pada orang dewasa

< Mengenal fungsi dari sistem kekebalan tubuh manusia

Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!