Obat Alergi Alami - mengatasi alergi karena debu, cuaca, makanan dll

Manfaat Mahkota Dewa Sebagai Pengobatan Alergi

Manfaat mahkota dewa sebagai pengobatan alergi,- Di Indonesia sendiri kita telah mengenal tanaman obat yang satu ini yaitu tanaman Mahkota Dewa. Sejak dahulu, kerabat keraton Solo dan Yogyakarta memelihara tanaman ini karena di anggap sebagai pusaka dewa, terkait dengan kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit, dari yang ringan sampai yang tergolong berat. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun, daging dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau telah dikeringkan, sedangkan daging buah digunakan setelah dikeringkan.

Tanaman Mahkota Dewa (Herba)

Kandungan kimia yang dihasilkan dari tanaman Mahkota dewa, diantaranya yaitu:

  • Daun: mengandung antihistamin, alkoloid, saponin, dan polifenol (lignan)
  • Kulit buah: Mengandung alkoloid, saponin dan flavonoid
  • Buah: Alkanoid, tanin, flavonoid, fenol, saponin, lignan, minyak asiri dan sterol.

Sifat dan Khasiat

  • Kulit buah dan daging buah berkhasiat untuk mengobati disentri (cirit berdarah), psoriasis dan jerawat
  • Daun dan biji berkhasiat untuk mengobati berbagai jenis sakit kulit seperti eksim dan gatal-gatal
  • Buahnya berkhasiat sebagai antitumor, antidisentri, antiinsekta, mengobati eksim, hepatotoksis dan antibodi.

Kandungan-kandungan Mahkota Dewa

teh mahkota dewaZat yang terkandung dalam buah mahkota dewa adalah

  • Alkoloid, saponin, dan polifenol. Alkeloid ini merupakan detoksifikasi yang dapat menetralisir racun dalam tubuh. Saponin, yang berguna sebagai sumber antibakteria dan antivirus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula darah dan mengurangkan pembekuan darah.
  • Flavonoid yang terkandung dalam buah mahkota dewa berguna untuk peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangkan kadar kolesterol dan mengurangkan penimbunan lemak pada dinding pemuluh darah, mengurangkan kadar risiko penyakit jantung koroner, mengandung antiinflamasi atau peradangan, anti oksidan dan membantu mengurangkan rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.
  • Polyphenol sendiri berfungsi sebagai antihistamin atau alergi.

Manfaat dari buah mahkota dewa sebagai obat pengguna dosis buah mahkota dewa sebagai obat belum diketahui secara pasti. Pemanfaatannya sebagai ramuan obat biasanya memakai beberapa irisan buah yang telah dikeringkan kemudian dicampur dengan air untuk direbus dan menjadikannya minuman godokan.

Bagian buah terutama bijinya itu beracun, maka dari itu, perlu untuk direbus sebelum memakannya. Dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan, yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam keadaan segar. Dan untuk ibu hamil, dilarang untuk meminum hasil dari pemrosesan tumbuhan ini.

Dan dari hasil penelitian yang telah dilakukan untuk menganalisa khasiat dari mahkota dewa untuk mengatasi eksim, gatal-gatal, penyakit kulit alergi. Sumastuti melakukan uji efek anthistamin dengan ekstrak air daun dan buah mahkota dewa. Hewan percobaan dipilih marmot. Hasilnya pemberian 0,5ml ekstrak dengan konsentrasi 6,25; 12,5; 25; 50; dan 100% dapat mengurangi kontraksi ileum marmot akibat histamine.

Terimakasih anda senantiasa selalu membaca artikel terbaru kami. Dan kami berharap anda selalu mengikut website obatalergialami.com sebagai bahan pengetahuan anda dalam menambah wawasan.

[sumber: pondokibu.com]

Gejala Alergi Pada Anak Usia 1 Tahun Ke Atas

Gejala Alergi Pada Anak,- Resiko dan tanda alergi dapat diketahui sejak anak dilahirkan bahkan sejak dalam kandunganpun kadang-kadang sudah dapat terdeteksi. Alergi itu dapat dicegah sejak dini dan diharapkan dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Reaksi alergi merupakan manifestasi klinis yang disebabkan karena proses alergi pada seseorang anak yang dapat mengganggu semua sistem tubuh dan organ tubuh anak. Organ tubuh atau sistem tubuh tertentu mengalami gangguan atau serangan lebih banyak dari organ yang lain. Mengapa berbeda, hingga saat ni masih belum banyak terungkap. Gejala tergantung dari organ atau sistem tubuh, bisa terpengaruh bisa melemah. jika organ sasarannya paru bisa menimbulkan batuk atau sesak, bila pada kulit terjadi dermatitis atopik. Tak terkecuali otakpun dapat terganggu oleh reaksi alergi. Apalagi organ terpeka pada manusia adalah otak. Sehingga, dapat dibayangkan banyaknya gangguan yang bisa terjadi.

Berikut dibawah ini Tanda Dan gejala Alergi Pada Anak Usia 1 Tahun:

  • alergi anakAlergi yang menyerang Sistem Pernapasan

Gejala yang dirasakan yaitu batuk, pilek, bersin, mimisan, hidung buntu, sesak atau asma, sering menggerak-gerakkan atau mengusap-usap hidung.

  • Alergi yang menyerang Sistem Pencernaan

Nyeri perut, sering buang air besar (>3 kali/perhari), gangguan buang air besar (kotoran keras, berak, tidak setiap hari, berak dicelana, berak berwarna hitam atau hijau, berak ngeden), kembung, muntah, sulit berak, sering flatus, sariawan, mulut berbau.

  • Alergi yang menyerang Telinga, hidung dan tenggorokan

Hidung: Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek, post nasal drip, epitaksis, salam alergi, rabbit nose, nasal creases
Tenggorokan: Tenggorokan nyeri/kering/gatal, palatum gatalm suara parau atau serak, batuk pendek (berdehem)
Telinga: Telinga tersa penuh/bergemuruh/berdenging, telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul,  terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan.

  • Alergi yang menyerang Sistem pembuluh darah dan jantung

Palpitasi, flushing (muka ke merahan), nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah,

  • Alergi yang menyerang kulit

Sering gatal, dermatitis, urticaria, bengkak di bibir, lebam biru kehitaman, bekas hitam seperti digigit nyamuk,  berkeringat berlebihan.

  • Alergi yang menyerang sistem saluran kemih dan kelamin

Nyeri, urgent atau sering kencing, nyeri kencing, bed wetting (ngompol); tidak mampu mengintrol kandung kemih; mengeluarkan cairan di vagina; gatal, bengkak atau nyeri pada alat kelamin. Sering timbul infeksi saluran kencing.

  • Alergi yang menyerang Sistem Susunan Saraf Pusat

NEUROANATOMIS :Sering sakit kepala, migrain, kejang gangguan tidur.NEUROANATOMIS FISIOLOGIS: Gangguan perilaku : emosi berlebihan, agresif, impulsive, overaktif, gangguan belajar, gangguan konsentrasi, gangguan koordinasi, hiperaktif hingga autisme.

  • Alergi yang menyerang otot dan jantung

Nyeri tulang, nyeri otot, bengkak di leher

  • Alergi yang menyerang Mata

Mata berair, mata gatal, sering belekan, bintil pada mata. Allergic shiner (kulit di bawah mata tampak ke hitaman).

Itulah beberapa tanda serta gejala alergi yang menyerang pada anak-anak. ikuti terus website obatalergialami.com. Karena kami akan selalu memberikan informasi kesehatan lebih lengkap mengenai alergi. Dan terimakasih anda telah berkunjung di website.

| Gejala Alergi pada Anak

Gejala Alergi Pada Bayi

Gejala Alergi Pada Bayi

Alergi-pada-Bayi

Bayi juga bisa terkena gejala alergi. Berikut dibawah ini beberapa tanda dan gejala alergi pada bayi.

  1. Alergi yang menyerang Sistem Pernapasan: Ditandai dengan bayi lahir dengan sesak (Tansient Tachipneu Of the Newborn), Cold-like respiratory congestion (napas berbunyi/grok-grok)
  2. Alergi yang menyerang sistem pencernaan: Sering rewel/colic malam hari, hiccups (cegukan), sering ngeden, sering mulet, meteorismus, muntah, sering flatus, berak berwarna hitam atau hijau, berak timbul warna darah. Lidah sering berwarna putih. Hernia umbilikis, scrotalis atau ingunalis.
  3. Alergi yang menyerang Hidung dan tenggorokan: Sering bersin, hidung berbunyi, kotoran hidung berlebihan. Cairan telinga berlebihan. Tangan sering menggaruk atau memegang telinga.
  4. Alergi yang menyerang sistem pembuluh darah dan jantung: Palpitasi, flushing atau muka kemerahan, nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah
  5. Alergi yang menyerang Kulit: Erthema toksikum, Dermatitis Atopik, diapers dermatitis. Urticaria, insect bite, berkeringat berlebihan.
  6. Alergi yang menyerang Sistem Saluran Kemih: Sering kencing, nyeri kencing, ngompol. urgent or painful urination; inability to control bladder; bedwetting; vaginal discharge; itching, swelling, redness or pain in genitals; painful intercourse.
  7. Alergi yang menyerang sistem susunan saraf pusat: Sensitif, sering kaget dengan rangsangan suara.cahaya, gemetar, bahkan hingga kejang.
  8. Alergi yang menyerang Mata: Mata berair, mata gatal, kotoran mata berlebihan, bintil pada mata, conjungtivitas vernalis.

Itulah yang menjadi gejala alergi pada bayi yang menyerang sebagian organ tubuh. Semoga artikel kami bermanfaat dan menambah wawasan anda. Terimakasih telah berkunjung di webite obat alergi.

Kunjungi juga artikel sebelumnya di gejala alergi pada orang dewasa.

[sumber: allergycliniconline.com]

Gejala Alergi Pada Orang Dewasa

Gejala alergi pada orang dewasa,- Beberapa bagian tubuh seperti mata, kulit, hidung, dan perut sangat peka terhadap efek samping dari alergi. Jika apabila anda mengalami perasaan tidak nyaman yang berkaitan dengan bagian tubuh tersebut, maka bisa jadi anda mengalami gejala alergi.

Berikut dibawah ini kami sajikan artikel mengenai Tanda dan Gejala Alergi pada orang dewasa

aaa

  • Alergi yang menyerang sistem pencernaan

Gejala yang dirasakan: Batuk, pilek, bersin, sesak (astma), napas pendek, wheezing, banyak lendir disaluran napas atas (mucus bronchial), rattling dan vibration dada.

  • Alergi yang menyerang sistem pembuluh darah

Gejala yang dirasakan: Palpitasi (berdebar-debar), flushing (muka ke merahan), nyeri dada, colaps, pingsan, tekanan darah rendah, denyut jantung meningkat, skipped beats, hot flashes, pallor, tangan hangat, kedinginan, tingling, redness or blueness og hands, faintness, pseeudo-heart attack pain, nyeri dada depan, tangan kiri, bahu, leher, rahang hingga menjalar di pergelangan tangan

  • Alergi yang menyerang sistem pencernaan

Gejala yang dirasakan: Nyeri perut, sering diare, kembung, muntah, sulit berak, sering buang angin (flatus), mulut berbau, kelaparan, haus, saliva meningkat, canker sores, metallic taste in mouth, stinging tongue, nyeri gigi, burping, retasting foods, ulcer symptoms, heartburn, indigestion, nausea, vomiting, gangguan mengunyah dan menelan, abdominal rumbling, konstipasi, spastic colitis, “emotional colitis,” gall bladder colic, cramps, diarrhea, passing gas, timbul lendir atau darah dari rektum, anus gatal atau panas.

  • Alergi yang menyerang kulit

Gejala yang dirasakan: Sering gatal, dermatitis, urticaria, bengkak di bibir, lebam biru (seperti bekas terbentur) bekas hitam seperti digigit nyamuk. Kulit  kaki dan tangan kering tapi wajahberminyak.Sering berkeringat.

  • Alergi yang menyerang Telinga, Hidung, dan Tenggorokan

Gejala yang dirasakan di hidung: Hidung buntu, bersin, hidung gatal, pilek, post nasal drip, epitaksis, tidur mendengkur, mendengus
Gejala yang dirasakan di tenggorokan: tenggorokan nyeri/kering/gatal,  palatum gatal, suara parau/serak, batuk pendek (berdehem), 
Gejala yang dirasakan di telinga: telinga terasa penuh/ bergemuruh / berdenging, telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul,  terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, gangguan keseimbangan.  Pembesaran kelenjar di sekitar leher dan kepala belakang bawah.

  • Alergi yang menyerang sistem saluran kemih dan kelamin

Gejala yang dirasakan: Sering kencing, nyeri kencing; tidak bisa mengontrol kandung kemih, bedwetting; vaginal discharge; genitalia gatal/bengkak/kemerahan/nyeri; nyeri bila berhubungan kelamin.

  • Alergi yang menyerang sistem susunan saraf pusat

Gejala yang dirasakan: Sering sakit kepala, migrain, short lost memory (lupa nama orang, barang sesaat), floating (melayang), kepala terasa penuh atau membesar.Perilaku : impulsif, sering marah, mood swings, compulsively sleepy, drowsy, groggy, confused, dizzy, imbalance, staggering gait, slow, sluggish, dull, lack of concentration, depressed, crying; tense, angry, irritable, anxious, panic, stimulated, aggressive, overactive, frightened, restless, manic, hyperactive with learning disability, jittery, convulsions, head feels full or enlarged, floating sensation, poor memory, misreading or reading without comprehension, variation in penmanship legibility; hallucinations, delusions, paranoia, bicara gagap; claustrophobia, paralysis, catatonic state, perceptual dysfunction, typical symptoms of mental retardation. Sensitive dan mudah marah, impulsif (bila tertawa atau bicara berlebihan), overaktif, deperesi, terasa kesepian merasa seperti terpisah dari orang lain, kadang lupa nomor, huruf dan nama sesaat, lemas (flu like symtomp)

  • Alergi yang meyerang sistem hormonal

Gejala yang dirasakan: Kulit berminyak (atas leher), kulit kering (bawah leher), endometriosis, Premenstrual Syndrome, kemampuan sex menurun, Chronic Fatique Symptom (sering lemas), Gampang marah, Mood swing, sering terasa kesepian, rambut rontok

  • Alergi yang menyerang jaringan otot dan tulang

Gejala yang dirasakan: Nyeri tulang, nyeri otot, nyeri sendi: Fatigue, kelemahan otot, nyeri, bengkak, kemerahan local pada sendi; stiffness, joint deformity; arthritis soreness, nyeri dada, otot bahu tegang, otot leher tegang, spastic umum, , limping gait, gerak terbatas

  • Alergi yang menyerang Gigi dan mulut

Gejala yang dirasakan: Nyeri gigi atau gusi tanpa adanya infeksi pada gigi (biasanya berlangsung dalam 3 atau 7 hari). Gusi sering berdarah. Sering sariawan. Diujung mulut, mulut dan bibir sering kering, sindrom oral dermatitis.

  • Alergi yang menyerang mata

Gejala yang dirasakan: nyeri di dalam atau samping mata, mata berair,sekresi air mata berlebihan, warna tampak lebih terang, kemerahan dan edema palpebra,  Kadang mata kabur, diplopia, kadang kehilangan kemampuan visus sementara, hordeolum..

Itulah beberapa gejala alergi pada orang dewasa yang menyerang beberapa organ tubuh. Terimakasih telah berkunjung diwebsite kami. Kunjungi juga obat alergi.

| gejala alergi pada orang dewasa

< Mengenal fungsi dari sistem kekebalan tubuh manusia

Mengenal Fungsi dari Sistem Kekebalan Tubuh Manusia

Sebelumnya kita telah membahas mengenai obat alergi serta solusi alami yang efektif untuk menghilangkan alergi. Dan kini kami akan menulis artikel mengenai mengenal fungsi dari sistem kekebalan tubuh manusia.

Fungsi Dari Sistem Kekebalan Tubuh Manusia

kekebalan tubuh

Seperti yang telah saya jelaskan, alergi adalah kegagalan fungsi imunitas atau kekebalan tubuh dimana seseorang mengalami sensitifitas berlebihan terhadap satu bahan atau zat tertentu. Nah, penyakit alergi ini ada kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh kita. So, apa sebenernya fungsi dari sistem kekebalan itu sendiri?

Fungsi dari sistem kekebalan tubuh adalah untuk menjada dari mikroorganisme penyebab penyakit seperti bakteri, virus, dan jamur tertentu, keluar dari tubuh dan menghancurkannya. Sistem kekebalan tubuh terdiri dari jaringan yang kompleks dan penting dari sel dan organ yang melindungi tubuh dari infeksi.

Organ-organ yang terlibat dengan sistem kekebalan tubuh disebut organ limfoid yang mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan pelepasan limfosit (suatu jenis sel darah putih). Pembuluh darah dan pembuluh limfatik adalah bagian penting dari organ limfoid karena mereka membawa limfosit ke dan dari daerah yang berbeda dalam tubuh. Setiap organ limfoid memainkan peran dalam produksi dan aktivitas limfosit.

Terdapat kekabalan tubuh alami, maksudnya sistem kekebalan tubuh memiliki tanggung jawab yang berbeda. Sistem kekebalan tubuh tidak hanya memberikan perlindungan dari infeksi melalui penghalang almai, tetapi juga menyesuaikan diri untuk memberikan kekebalan terhadap infeksi dengan “mengingat” mikroorganisme menular dari paparan sebelumnya. Tingkat dan lamanya kekebalan tergantung pada jenis dan jumlah antigen dan bagaimana ia masuk ke dalam tubuh.

Kekebalan alami dibuat oleh penghadang alami tubuh seperti kulit, dan zat pelindung di mulut, saluran kemih dan pada permukaan mata. Tipe lain dari kekebalan alami adalah dalam bentuk antibodi yang diwariskan dari ibu ke anak.

Kekebalan yang diperoleh (bukan bawaan) berkembang melalui paparan mikroorganisme asing, racun atau benda asing tertentu. yang di ingat oleh sistem kekebalan tubuh. Ketika antigen yang masuk dalam tubuh lagi, sistem kekebalan tubuh”ingat” persis bagaimana untuk menanggapinya, seperti dengan cacar air. Sekali seseorang terkena cacar air atau vaksin cacar air, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan antibodi spesifik terhadap cacar. Ketika itu orang yang sama terkena cacar lagi, sistem kekebalan tubuh akan memicu pelepasan antibodi cacar tertentu untuk melawan penyakit.

Ketika sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik, tubuh menjadi rentan terhadap berbagai penyakit. Alergi dan hipersensitivitas terhadap zat tertentu dianggap gangguan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sistem kekebalan tubuh memainkan peran dalam proses penolakan transplantasi organ atau jaringan. Contoh lain dari gangguan kekebalan tubuh termasuk:

Kanker dari sistem kekebalan tubuh

  • Penyakit autoimun, seperti: diabetes juvenile, rheumatoid arthritis, dan anemia
  • Kekebalan tubuh yang kompleks, seperti: virus hepatitis dan malaria, penyakit immunodeficiency, seperti acquired immunodeficiency syndrome (AIDS).

Nah itulah pentingnya kita mengenal fungsi dari sistem kekebalan tubuh. Terimakasih telah berkunjung diwebsite kami. Semoga artikel kami menambah wawasan bagi anda para pembaca.

 

 

 

[sumber: teruskan.com]

Solusi Alami Yang Efektif Untuk Menghilangkan Alergi

Paling menyebalkan kalau hari jadi berantakan karena alergi. Alergi terjadi ketika ada overimunitas dalam tubuh setelah paparan alergen atau zat yang tidak dapat ditolerir oleh tubuh.

Setelah paparan alergen, tubuh akan menunjukkan “penolokan”, biasanya dalam bentuk gatal-gatal, pembengkakan mata atau wajah, sakit perut, pilek, tenggorokan gatal, dan sakit kepala.

maduBerikut ini beberapa makanan yang dapat membantu meringankan gejala alergi, diantaranya :

  1. Madu : Madu terdiri dari serbuk sari dan bahan-bahan lain yang efektif. Madu yang diproduksi secara lokal lebih disarankan karena mengandung serbuk sari tanaman yang melawan rekasi alergi dengan merangsang sistem kekebalan tubuh.
  2. Quercetin : antioksidan yang ditemukan dalam makanan seperti apel, berry, bawang, dan teh hitam. Quercetin membantu memblokir sintesis histamin sehingga mengurangi gejala alergi
  3. Antihistamin alami: Vitamin C adalah antihistamin alami. Perbanyak asupan vitamin C dari makanan untuk membantu mengobati alergi. Obat-obatan antihistamin bisa pula digunakan untuk memperkuat efek antihistamin alami.
  4. Antioksidan alami : dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayuran yang dianjurkan untuk mengobati alergi termasuk ekstrak biji anggur, pisang, apel, tomat, wortel dan bawang.
  5. Berkumur dengan air garam : obat alami yang efektif untuk mengobati tenggorokan bengkak akibat alergi adalah dengan berkumur menggunkakan larutan air garam hangat. Selain itu, semprotan nasal saline membantu menghilangkan serbuk sari atau alergen lain yang berada dalam hidung sehingga mengurangi reaksi alergi.
  6. Asam lemak omega 3 : Asam lemak omega 3 memiliki kemampuan menghambat sintesis bahan kimia oenyebab inflamasi yang bertanggung jawab memicu reaksi alergi. Makanan sumber asam lemak omega 3 meliputi kenari, minyak biji rami dan minyak ikan.
  7. Teh hijau : Teh hijau mengandung antihistamin alami yang membantu meringankan alergi. Anda dapat minum 1-2 cangkir teh hijau setiap hari untuk menyingkirkan alergi
  8. cuka apel : cuka apel memiliki sifat membantu mengobati gatal yang disebabkan alergi. Cuka apel dapat dimasukkan dalam diet atau diencerkan dalam air dan dioleskan pada daerah yang terkena alergi. Cuka apel juga membantu dalam menyingkirkan bakteri dan kuman
  9. Jahe : merupakan antihistamin alami dan dekongestan. Setengah iris jahe dapat ditambahkan dalam teh atau dimakan dengan madu untuk mengobati dan mencegah alergi
  10. Bawang putih : Bawang putih mengandung sifat antivirus sehingga dianggap sebagai salah satu obat yang paling efektif untuk menghilangkan alergi. Bawang putih mentah lebih efektif daripada yang dimasak. Anda dapat mengkonsumsi 3 -4 siung bawang putih yang dicampur dengan madu setiap hari untuk mencegah alergi
  11. Peppermint : Peppermint bertindak sebagai dekongestan alami yang membantu mengurangi gejala-gejala infeksi virus dan alergi. Teh peppermint juga membantu mengurangi masalah sinus dan membantu menyingkirkan batuk.

Itulah beberapa makanan yang menjadi solusi alami yang efektif untuk menghilangkan alergi. Kunjungi juga artikel obat alergi.

[sumber : republika.co.id]

artikel lainnya:

<<Pengertian alergi makanan dan penyebabnya

Pengertian Alergi Makanan dan Penyebabnya

Kali ini kami akan menjelaskan mengenai pengertian alergi makanan dan penyebabnya, berikut kilasannya.

Alergi Makanan adalah gejala-gejala yang terjadi akibat respon kekebalan setelah memakan makanan tertentu. Intoleransi makanan bukan merupakan suatu alergi makanan, tetapi merupakan setiap efek yang tidak diinginkan akibat memakan makanan tertentu.

Penyebab Alergi Makanan

food alergy
Dalam keadaan normal, sistem kekebalan mempertahankan tubuh melawan zat-zat yang berbahaya seperti bakteri, virus dan racun. Kadang suatu respon kekebalan dipicu oleh suatu zat (allergen) yang biasanya tidak berbahaya dan terjadi alergi.

Penyebab dari alregi makana tidak sepenuhnya dimengerti karena alergi makana bisa menimbulkan sejumlah gejala yang bervariasi. Reaksi terhadap makanan bisa bersifat ringan atau fatal, tergantung kepada jenis dan beratnya reaksi. Alergi makanan sering terjadi. Sistem kekebalan melepaskan antibodi dan zat-zat (termasuk histamin) sebagai respin terhadap masuknya makanan tertentu.

Gejalanya bisa terlokalisir di lambung dan usus atau bisa menimbulkan gejala diberbagai bagian tubuh, setelah makanan dicerna dan diserap. Gejala biasanya akan timbul dengan segera, jarang sampai lebih dari 2 jam setelah makan makanan tertentu.

Alergi makanan seringkali menyerupai keadaan lainnya, seperti intoleransi makanan (terjadi akibat kekurangan enzim yang diperlukan untuk mencerna makanan tertentu), irritable bowel syndrome, respon terhadap stress emosi atau stres fisik, pencemaran makanan oleh racun (keracunan makanan) dan penyakit lainnya. Alergi makanan berbeda dengan penyakit-penyakit tersebut karena pada alergi makana dilepaskan antibodi, histamin dan zat-zat lainnya.

Makanan yang seringkali menyebabkan alergi, diantaranya yaitu:

  • Kerang-kerangan (kepiting, lobster, udang)
  • Kacang-kacangan
  • Kacang tanah
  • Buah-buahan (melon, strawberi, nanas dan buah tropis lainnya)
  • tomat
  • pewarna, penyedap makanan

Makanan yang sering menyebabkan intoleransi:

  • Terigu dan gandum lainnya yang mengandung gluten
  • Protein susu sapi
  • hasil olahan jagung

Gejala Alergi Makanan
Gejala-gejala yang mungkin terjadi setelah memakan makanan penyebab alergi:

  • tenggorokan terasa gatal
  • anafilaksis
  • nyeri perut
  • perut keroncongan
  • diare
  • mual
  • muntah
  • kram perut
  • perut kembung
  • rasa gatal dimulut, tenggorokan, mata, kulit atau bagian tubuh lainnya
  • kaligata (urtikaria)
  • angioedema (kaligata dikelopak mata, bibir)
  • sakit kepala
  • hidung tersumbat
  • hidung meler
  • sesak nafas
  • bengek (mengi)
  • kesulitan menelan.

itulah hal-hal mengenai alergi makanan. Semoga artikel kami bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai alergi, kunjungi obat alergi.

[ sumber: spesialis.info ]

Pemicu Alergi pada Anak

pada waktu kemarin kita telah membahas mengenai tips alami untuk mengatasi alergi, dan kini kita akan membahas mengenai pemicu alergi pada anak. Salah satu nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak adalah protein. Sayangnya nutrisi ini justru menjadi salah satu sumber utama penyebab alergi pada anak.

Nah untuk mencegahnya, orang tua harus waspada dan mengetahui hal-hal apa saja yang dapat memicu terjadinya alergi pada anak. Berikut dibawah ini beberapa pemicu alergi pada anak.

alergi3

  1. Telur : Telur merupakan salah satu makanan yang kaya akan kandungan protein dan seringkali disarankan untuk mendukung proses pertumbuhan dan pembentukan postur pada anak. Sayangnya, untuk anak yang mengalami alergi pada telur sudah tentu tidak dapat menikmatinya.
  2. Ayam (termasuk ayam kambung) : Kebanyakan anak-anak sangat menyukai makanan yang satu ini, apalagi jika digoreng. Ayam memiliki kandungan lemak di dalamnya, hal inilah yang dapat memungkinkan anak terkena alergi.
    Terdapat 3 nutrisi makanan yang dapat menyebabkan alergi yaitu protein, karbohidrat, dan lemak.
  3. Ikan : ikan dan jenis binatang laut lainnya diketahui merupakan penyebab alergi paling tinggi. Makanan laut adalah makanan yang paling tinggi dan menonjol yang menjadi penyebab alergi. Tetapi untuk anak yang gemar memakan ikan lele boleh bernafas lega. Sebab, ikan lele jarang menimbulkan alergi dan merupakan salah satu ikan yang bagus untuk dikonsumsi.
  4. Udara : Udara merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan karena makhluk hidup membutuhkannya untuk bernapas. Tetapi, udara dapat memicu alergi pada anak. Hal ini terjadi ketika anak bermain ditaman atau kebun. Angin akan membawa sari bunga dan itu bisa masuk ke pernafasan.
    Selain itu, paparan udara dapat menyebabkan tubuh anak yang mengalami alergi menjadi gatal-gatal atau yang biasa disebut biduran.
  5. Kacang : Selai kacang aalah salah satu selai yang menjadi favorit anak-anak. Tetapi, untuk mereka yang memiliki alergi terhadap kacang, jangankan selai bahkan minyak yang mengandung kacang untuk bahan pembuat kue pun tak boleh ada di dekat mereka.
    Risiko paling ringan adalah gatal-gatal tetapi jika sudah berat, dapat menyebabkan sesak napas.

Nah, itu semua wajib para ibu ketahui sebagai antisipasi bilamana suatu saat buah hati anda terkena alergi. Setidaknya anda telah mengetahui beberapa Pemicu Alergi Pada Anak.

| Pemicu Alergi Pada Anak

Tips Alami Untuk Mengatasi Alergi

Selamat datang !!, ya sebelumnya kita telah banyak membahas mengenai alergi serta obat alergi. Kini saatnya anda juga mengetahui bagaimana tips alami untuk mengatasi alergi.

  • Cari Tahu Pemicu Anda

Hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi untuk menghindari pemicunya, maka pertama-tama Anda perlu tahu apa saja pemicunya. Ahli alergi pediatrik Louisville James Sublett, MD mengatakan: “Saya pernah mendengar orang menyingkirkan hewan peliharaan kesayangan mereka dan kemudian mengetahui bahwa  hewan peliharaan tersebut tidak menyebabkan alergi.” Karena itu, buatlah janji dengan ahli alergi untuk melakukan tes alergi kulit. Tes alergi kulit ini dapat membantu menemukan pemicu Anda.

  • Perhatikan Aliran Udara

Menjaga udara dalam ruangan agar bebas dari pemicu alergi dapat membantu meringankan reaksi alergi hidung Anda. Instalasi filter udara khusus dalam sistem AC dapat menghilangkan 90% sampai 95% partikel dari udara dalam ruangan Anda. Menutup pintu dan jendela ketika jumlah serbuk sari atau asap di luar ruangan tinggi dapat  membantu menjaga alergen lain tidak memasuki rumah Anda

  • Hilangkan Alergen

Setiap kali Anda selesai bepergian dan kembali ke rumah, Anda membawa serta partikel-partikel dari dunia luar. Setelah berada di alam terbuka, maka pakaian, sepatu, rambut, dan kulit ditutupi dengan partikel kecil dari tempat yang Anda kunjungi. Dengan mandi dan mengganti pakaian maka Anda akan dapat menghilangkan alergen. Melepas sepatu Anda di pintu akan membantu menjaga agar alergen tidak masuk ke rumah Anda.

  • Makan dengan Pola Makan Sehat

Satu studi menemukan bahwa anak-anak yang makan dengan pola makan kaya sayuran segar, buah-buahan, dan kacang, khususnya anggur, apel, jeruk, dan tomat,  memiliki gejala alergi lebih sedikit. Sementara para peneliti terus mencari tahu hubungan antara pola makan dan alergi hidung, secara umum diketahui bahwa makan makanan yang sehat memiliki banyak keuntungan bagi tubuh. Sebagai langkah awal. coba tambahkan setidaknya satu buah segar dan sayuran setiap kali makan.

  • Tingkatkan Vitamin D Anda

Banyak studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D mungkin menyebabkan gejala alergi atau membuat alergi bertambah buruk. Jika Anda memiliki alergi, cobalah untuk mendapatkan setidaknya 200 IU vitamin D setiap hari. Sumber vitamin D adalah minyak ikan dan lemak ikan, seperti tuna dan salmon, atau suplemen jika Anda tidak bisa mendapatkan vitamin D dari pola makan Anda. Meskipun Anda bisa mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, Anda harus memakai tabir surya dengan SPF minimal 15, yang dapat memblokir vitamin D dan menghalangi sinar UV.

  • Gunakan Masker

Masker dapat mencegah alergen memasuki saluran pernapasan ketika Anda tidak dapat menghindari alergi pemicu tertentu, seperti ketika sedang memotong, menyapu, atau membersihkan. Masker Respirator N95, yang banyak tersedia di toko obat dan toko peralatan medis, akan dapat memblokir 95% partikel kecil, seperti serbuk sari dan alergen lainnya.

  • Minum Lebih Banyak Cairan

Jika Anda merasa sesak atau memiliki postnasal drip dari alergi Anda, cobalah minum lebih banyak air, jus, atau cairan lainnya. Minum cairan tambahan dapat membantu mengencerkan lendir di hidung Anda dan mungkin meredakan sesak. Cairan panas, seperti teh, kaldu, atau sup, dapat menenangkan karena ada tambahan manfaat uap.

  • Coba Uap Panas

Menghirup uap panas adalah cara sederhana untuk mengurangi ketidaknyamanan hidung tersumbat dan dapat meringankan pernapasan ketika Anda mengalami alergi. Siapkan mangkuk berisi air panas dan kemudian arahkan kepala ke atas mangkuk tersebut dengan handuk di atas kepala Anda untuk menjaga uap panas agar tidak keluar. Atau duduk di kamar mandi dengan pancuran air panas menyala. Anda dapat menggunakan uap panas beberapa kali sehari untuk meringankan gejala alergi.

  • Gunakan Pembilas Hidung

Pembllas hidung membersihkan lendir dari hidung Anda dan dapat membantu meringankan gejala alergi hidung. Hal ini juga dapat membilas bakteri, lendir tipis, dan membantu mengurangi postnasal drip. Beli perangkat bilas atau membuatnya menggunakan Neti pot atau nasal bulb. Campurkan 1/2 sendok teh garam 1/2 dengan sejumput baking soda dalam 8 ons air hangat. Kemudian bungkuk di atas wastafel, siram dengan lembut satu lubang hidung sambil menjaga lubang hidung lainnya ditutup dan biarkan cairan mengalir. Lakukan hal yang sama untuk lubang hidung lainnya.

  • Pelajari Cara Membersihkan yang Aman

Menjaga kebersihan rumah Anda merupakan salah satu cara terbaik untuk menjauhi alergen dari dalam ruangan. Akan tetapi membersihkan dengan bahan kimia berat dapat memperburuk alergi dan memicu gejala alergi. Coba bersihkan dengan produk rumah tangga biasa seperti cuka atau baking soda. Dan gunakan vacuum cleaner yang memiliki filter HEPA untuk menangkap alergen. Jika alergi Anda parah, sebaiknya minta tolong orang lain untuk melakukan pembersihan.

  • Hindari Asap Rokok dan Asap Lainnya

Asap rokok dapat memperburuk gejala alergi Anda, memperburuk hidung yang tersumbat dan mata berair. Jika Anda merokok, maka berhentilah dan juga meminta orang lain di rumah Anda untuk berhenti merokok. Cobalah untuk menghindari tempat-tempat di mana orang merokok, memilih restoran, klub malam dan kamar hotel yang bebas asap rokok. Lebih baik juga untuk menghindari asap lain yang dapat memperburuk gejala alergi, seperti semprotan aerosol dan asap dari pembakaran kayu

  • Pertimbangkan Terapi Alternatif

Walaupun hasil penelitian masih bertentangan, beberapa orang menemukan herbal tertentu dan suplemen membantu meredakan alergi musiman. Salah satu bukti terbaik adalah Butterbur atau petasites yang dari beberapa penelitian menunjukkan dapat membantu mengurangi gejala alergi hidung. Penelitian lain menunjukkan Butterbur dapat bekerja dengan baik sebagai antihistamin pada beberapa orang. Tanaman ini hanya tumbuh di daerah utara garis khatulistiwa, umumnya di Amerika dan Eropa.

Nah itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan dirumah. Terimakasih telah berkunjung ..

[sumber:dokita.co]

Peran Penting ASI Untuk Anak

Sebelumnya kita telah membahas mengenai cara mengetahui anak mengidap alergi terhadap susu sapi atau tidak. Kini kita akan membahas mengenai peran penting ASI untuk Anak.

Mengapa ASI begitu penting bagi anak ?

bay
Lebih dari 80% bayi mengalami alergi. Disinilah peran ASI yang memberikan perlindungan maksimal. Insiden alergi pada bayi merupakan hal yang sering menjadi perhatian. Data menunjukkan bahwa di Indonesia alergi dialami oleh 20% dari total populasi bayi yang baru lahir dan cenderung meningkat pada bayi berusia dibawah 1 tahun.

Beberapa tipe alergi termasuk dermatitis atopic dan asma, disebabkan oleh reaksi alergi terhadap protein susu sapi, telur, gandum, kacang tanah, kedelai dan makanan laut.

Lebih dari 80% dari bayi yang mengalami alergi menunjukkan gejala sebelum mereka berusia 4 bulan dan hampir 90% sebelum 12 bulan. Gejala-gejala alergi antara lain adalah kemerahan pada kulit, masalah menelan atau bernafas, muntah serta diare.

Penelitian klinis menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan terbukti menurunkan insiden dermatitis atopic yang merupakan masalah umum selama bulan-bulan pertama kehidupan bayi.

Timbulnya gejala tersebut memberikan informasi mengenai status imunitas seorang bayi yang kelak terbukti melindungi bayi dari penyakit atopik, terutama jika ada riwayat keluarga dengan penyakit tertentu. Penyakit atopik adalah penyakit yang berhubungan dengan alergi dan sistem kekebalan tubuh seperti : gatal kemerahan, batuk pilek karena alergi

Sedangkan dari penelitian lainnya terhadap bayi sampai berusia 17 bulan, diketahui bahwa pemberian ASI eksklusif menurunkan risiko eksim dan alergi makanan dibandingkan bayi yang tidak diberikan ASI.

Kunjungi juga obat alergi sebagai solusi atasi alergi pada anak. Terimakasih telah berkunjung di website kami, semoga artikelnya bermanfaat.

| Peran penting ASI untuk anak

Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!