Mengenal Jenis-Jenis Alergi Sinar Matahari

Mengenal jenis-jenis alergi sinar matahari,- Alergi matahari terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memperlakukan kulit yang berubaha akibat tersinari matahari sebagai zat asing dan memicu aktivasi mekanisme pertahanan tubuh sehingga memicu alergi. Alergi sinar matahari dikenal pula sebagai photosensitivity.

Secara umum, kurang berfungsinya sistem immunitas (kekebalan tubuh) melatarbelakangi timbulnya reaksi alergi. Dasar dari fungsi sistemimmun adalah kemampuan untuk menemukan dan kemudian memusnahkan segala sesuatu yang dianggap asing oleh tubuh seperti bakteri dan virus. Benda asing tersebut disebut dengan antigen. Untuk menangkal antigen tersebut, jaringan tubuh dirangsang untuk membuat zat anti yang disebut antibodi.

Sebenarnya, sinar matahari sendiri memiliki manfaat untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D. Sinar matahari juga diketahui mampu meningkatkan hormon endorfin yang bisa membuat suasana hati lebih baik. Namun , tidak semua orang bisa terpapar sinar matahari. Alergi sinar matahari yang ringan dapat disebabkan oleh faktor genetik. Jika seseorang dalam keluarga alergi terhadap cahaya matahari atau memiliki alergi kronis lainnya. Anda mungkin mewarisi hipersensitivitas ini dalam sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya, alergi matahari itu seperti fotodermatosis. Umumnya, matahari tidak menyebabkan alergi. Ini hanya karena terakumulasinya faktor pemicu alergen pada orang yang menderita penyakit di organ internal. Orang sehat tak akan mengalami alergi usai berjemur. Jika terjadi, anda harus berpikir ada masalah apa ditubuh anda? Ketika mengalami alergi matahari, anda harus memeriksa hati, kelenjar adrenalin dan ginjal.

alergi sinar matahari

jenis-jenis alergi sinar matahari

Berikut ini beberpa Jenis-jenis Alergi Sinar Matahari

  • Urtikaria Surya (Solar Urticaria)

Jenis alergi ini cepat timbul akibat paparan sinar matahari. Dalam beberapa menit setelah terkena paparan sinar matahari, kulit akan terasa gatal-gatal. Namun, hal ini jarang terjadi pada umumnya, karena alergi tersebut biasanya hanya dirasakan oleh para wanita dari etnis kulit putih (Kaukasia). Jenis alergi ini mengakibatkan gatal-gatal pada kulit. Gejala akan muncul dalam beberapa menit setelah terkena paparan sinar matahari, dan berangsur hilang dalam beberapa jam.

  • Polymorphous Light Eruption (PMLE)

Jenis alergi matahari yang biasa terjadi dan sering mempengaruhi orang-orang dari semua ras dan segala usia. Gejala ini akan membutuhkan waktu yang lama hingga nampak di wajah, yaitu diamati terlebih dahulu selama 2 jam setelah terkena sinar matahari dan jika terlihat bentuk alergi matahari berupa ruam, maka kulit akan terasa gatal-gatal dan terbakar.

  • Actinic prurigo

Alergi matahari juga bisa disebabkan karena penggunaan bahan kimia pada wajah atau hal yang tidak sengaja tertelan bahan kimia ke dalam tubuh yaitu disebut photoallergic eruption, dan dapat terjadi pada kulit normal yang sebelumnya tidak mengalami paparan sinar matahari secara langsung. Bentuk alergi sinar matahari ini merupakan jenis PMLE yang diwariskan. Karena diwariskan tersebut sehingga actinic prurigo terjadi sejak kecil atau remaja. Actinic prurigo memiliki gejala yang sama dengan PMLE, namun dengan bintik merah terjadi lebih banyak pada wajah dibandingkan temapat lain. Jenis alergi sinar matahari ini dapat diobati dengan obat-obatan yang termasuk dalam kortikosteroid, thalidomide, obat antimalaria dan beta-karoten, tergantung pada tingkat keparahan alergi

  • Photoallergic Eruption

Ketika terkena sinar matahari, kulit bereaksi dengan komponen kimia yang digunakan dalam aplikasi kulit seperti tabir surya, parfum, kosmetik aau salep. Akibat reaksi ini, kulit kemudian mengalami ruam merah kecil yang berisi cairan lepuh. Ruam dapat menyebar melalui pakaian. Gejala ini muncul dengan sendirinya 2 sampai 3 hari setelah terkena paparan sinar matahari. Durasi photoallergi eruption tergantung pada durasi paparan dan substansi kimia yang digunakan.

Gejala Umum Akibat Paparan Sinar Matahari

Adapun yang menjadi gejala umum dari akibat paparan sinar matahari adalah kulit akan terasa sakit, terbakar, memerah bahkan gatal-gatal. Selain itu, gejala lainnya adalah timbulnya lecet, benjolan dan belang pada area kulit yang langsung terkena paparan sinar matahari. Dibeberapa kasus, begitu ada tanda-tanda pertama alergi sinar matahari yang diabaikan dan serangan sinar mataharipun berkelanjutan. Maka akan cepat menimbulkan gejala kulit kasar dan mengeras.

Itulah Jenis-jenis alergi sinar matahari yang dapat terjadi pada kulit manusia, apabila anda merupakan salah satu pengidap dari alergi sinar matahari, anda bisa mencoba mengatasinya dengan obat alergi QnC Jelly Gamat. Dan terimakasih atas kunjungannya, semoga artikel kami menambah wawasan anda.

| Mengenal jenis-jenis alergi sinar matahari

[sumber: gosehat.com]

Mengenal Jenis-Jenis Alergi Sinar Matahari | ayu300 | 4.5
Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!