Cara Mendeteksi Alergi Telur dan Gejalanya

Telur memang sumber protein yang tinggi. Namun, tidak semua orang bisa mengonsumsi telur. Alergi telur umumnya terjadi pada anak-anak. Alergi telur maksudnya yaitu alergi terhadap protein telur. Protein yang terdapat pada telur akan menyebabkan reaksi sistem imunitas pada tubuh secara berlebihan. Pada penderita alergi telur, sistem imun mereka akan menghasilkan banyak antibodi untuk melawan protein telur yang masuk kedalam tubuh. Lalu bagaimana cara mendeteksi alergi telur? Caranya yaitu

  • Memasukkan ekstrak telur

Biasanya dokter akan memasukkan ekstrak telur pada kulit. Pada penderita alergi, biasanya akan menunjukkan gejala bengkak kemerahan dan juga gatal, maka dapat dipastikan bahwa penderita mengalami alergi telur dan disarankan untuk menghindari konsumsi telur.

  • Food Challenge

Tes ini dilakukan dengan dua langkah utama. Pertama yang harus dilakukan yaitu seseorang akan diminta untuk tidak mengonsumsi telur dan makanan yang mengandung telur selama seminggu. Kemudian dokter akan meminta penderita untuk mengonsumsi telur. Apabila setelah mengonsumsi telur penderita mengalami gejala seperti gatal-gatal, kulit merah, dll. Maka dapat dipastikan bahwa penderita mengalami alergi telur.

Cara Mendeteksi Alergi Telur dilihat Dari Gejalanya

cara mendeteksi alergi telur dan gejalanya

Pada umumnya, gejala alergi telur menujukkan gejala yang hampir sama dengan gejala alergi lainnya. Hanya saja yang membedakannya adalah jenis asupannya. Biasanya untuk sekali atau dua kali seseorang belum bisa mendeteksi jenis alerginya, namun setelah beberapa kali mengonsumsi telur dan mengalami gangguan alergi maka bisa jadi ia terkena alergi telur. Dan berikut ini gejala alergi telur.

  • Gejala pada kulit

Biasanya, penderita gejala alergi telur akan mengalami gatal-gatal, ruam merah pada kulit serta eksim pada kulit.

  • Gejala pada oral

Biasanya gejala ini ditandai adanya gangguan pada mulut seperti mengelami pembengkakan dan juga gatal-gatal dibagian mulut. Gejala seperti ini biasa disebut dengan angioedema. Pada beberapa kasus, bengkak yang terjadi di mulut akan diikuti dengan rasa nyeri. Gejala ini tentunya akan sangat menggangu Anda, terutama saat bicara dan makan.

  • Gejala sinus

Gejala sinus biasanya akan dimulai dengan gejala hidung meler dan mengarah ke rasa gatal. Biasanya penderita juga akan bersin-bersin dan matanya akan berair.

  • Gejala Anafilaksis

Gejala anafilaksis ditunjukkan dengan munculnya pembengkakan di mulut dan juga di tenggorokan. Kondisi tersebut tentu akan menghalangi saluran pernapasan sehingga menyebabkan kesulitan bernapas

  • Gejala Gastrointestinal

Adanya gangguan pencernaan seperti kram perut, diare, mual dan muntah. Tentu saja gejala ini harus diperhatikan dengan gejala lain yang menyertaiya, karena gangguan pencernaan bisa jadi merupakan gangguan yang tidak disebabkan oleh alergi, melainkan karena pola makan yang tidak terkontrol.

Itulah beberapa gejala yang bisa ditimbulkan oleh anak penderita alergi telur. Gejala-gejala tersebut terjadi setelah anak mengonsumsi telur, sehingga sebaiknya Anda sebagai orang tua memperhatikan asupan makanan mereka.

| Cara Mendeteksi Alergi Telur dan Gejalanya

Cara Mendeteksi Alergi Telur dan Gejalanya | ayu300 | 4.5
Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!